Review Lengkap Interior Honda Civic Type R 2015, R For Revolutionary

Review Lengkap Interior Honda Civic Type R 2015, R For Revolutionary

Jika anda mengenal Honda Civic FN2, dia mempunyai desain interior yang amat futuristik dan tergolong driver oriented. Pada Civic Type R FK2 ini juga sama, tetap mengedepankan paham untuk fokus terhadap pengendara. Desain panel instrumen multiplex Honda yang menggabungkan takometer analog di bawah dan spidometer komputerisasi di atas masih ada, namun sekarang ditambah mainan-mainan baru yang amat pantas untuk mobil sekelas Type R ini.

Kami tak berdialog soal stability control, cruise control atau traction control, karena di mobil seperti ini semua hal itu telah jadi standar. Tak, yang kami maksud merupakan performance meter yang mencakup boost gauge, 0-100 km/h timer untuk menilai akselerasi, 0-402 meter untuk menghitung waktu drag 402 meter, G-Force meter untuk menilai gaya sentrifugal dan lain-lain. Ciamik dan informatif, meski menurut kami desain dashboard Civic Type R FN2 masih lebih menarik.

Dulu, Civic Type R FD2 dan FN2 punya gear shift indicator berupa spot-spot LED berwarna merah yang jumlahnya akan naik seiring meningkatnya putaran mesin, diikuti dengan nyala lampu berlogo i-VTEC yang berwarna merah juga. Pada Civic Type R FK2, gear shift indicator ini dibenahi ulang formatnya supaya mirip dengan gear shift indicator pada mobil F1, sekaligus mengingatkan anda apabila Honda sekarang telah kembali lagi ke F1.

Pada lingkar kemudinya, lapisan kulit yang dilengkapi dengan garis dan jahitan berwarna merah diramaikan dengan tombol untuk mengakses fitur telepon, mengontrol audio dan cruise control. Jangan lupa, karena dibangun di Eropa, tuas untuk lampu mobil dan sein ada di kiri dan wiper ada di kanan, karena menganut standar Eropa. Terbalik memang dengan mobil Jepang, jadi perlu sedikit penyesuaian diri apabila tak terkenal dengan tuas lampu dan wipernya. Lain ceritanya apabila anda awam bawa mobil Eropa.

Seluruh komponen dashboard terbuat dari bahan soft touch, namun sayang kami masih menemukan bahan plastik di komponen doortrim, meski kami harap doortrim-nya soft touch juga. Dikala menduduki bucket seat Type R, rasanya mantap, posisi duduk tak terlalu rendah dan badan tetap terjaga karena desain jok dihasilkan untuk meminimalisasi gerakan atau pergeseran tubuh. Perlu dicatat, joknya belum mempunyai mekanisme elektrik, masih manual alias gunakan otot untuk mengerjakan sliding, reclining dan lain sebagainya.

Transmisi manual 6 percepatannya bertipe short shift, sehingga jarak perpindahan antar gigi amat dekat. Efeknya, transmisi makin asyik untuk dioperasikan karena perpindahan giginya singkat. Kami sebetulnya tak sempat memeriksa head unit touch screen-nya, yang kami sempat lihat merupakan fitur telepon dan kamera mundur yang aktif ketika transmisi masuk gigi mundur. Satu hal yang pasti : karena tak masuk via HPM, tak ada fitur yang disunat.

Kabin belakang Civic Type R tak akan membuat resah bagi anda yang mengidap claustrophobia, karena space di belakangnya masih manusiawi, bagus itu ruang kaki ataupun ruang kepala. Didesain untuk memuat 3 orang, namun karena warna interiornya didominasi warna hitam, mungkin ada kesan sempit, namun tak sesempit kelihatannya kok.

arena ada kata hatchback pada hot hatchback, semua hot hatchback dituntut untuk tetap praktis seperti hatchback normal. Civic pun demikian, ruang penyimpanannya memadai dan bagasinya lega. Jok belakangnya pun masih dapat dilipat rata lantai. Jadi apabila memang anda sedang mencari kendaraan yang kencang namun juga praktis untuk penerapan harian, kami rasa Civic Type R ini pantas dibilang sebagai best of both world.

Leave a Reply

Close Menu